Monday, 12 December 2011

Khasiat Petai


Menyebut namanya saja bagi kebanyakan orang pasti akan   tidak suka dengan buah yang satu ini karena aroma dan efek setelah mengkonsumsinya saat ke bilik air.

Petai di masyarakat kita sudah sangat terkenal, khususnya masyarakat kalangan menengah ke bawah, buah petai memang seringkali menjadi menu makanan sehari-hari.

Banyak diantara kita pastinya belum mengetahui kandungan yang terdapat pada petai. Di dalam petai ternyata memiliki kandungan gula alami yaitu Sukrosa, Glukosa dan Fruktosa dengan kombinasi serat. Kombinasi dari zat tersebut ternyata dapat menghasilkan stamina tenaga yang cepat. Menurut penelitian para ahli, mengkonsumsi dua porsi petai dapat menghasilkan tenaga yang cukup besar selama 90 minit, maka tidak hairan apabila banyak atlet olahraga dan pekerja keras menjadikan petai menu favorit mereka.

Ternyata buah petai yang selama ini kerap kali dihina karena aromanya memiliki khasiat penting dalam membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti menghilangkan Depresi, PMS (premenstrual syndrome), menyembuhkan Anemia, Tekanan darah tinggi, Luka lambung, Kegemukan, Sembelit, Stroke dan lainnya.

Cara penyembuhannya yaitu:

Depresi:

Bagi mereka yang mengalami depresi dapat mencoba mengkonsumsi petai, sebab dalam kandungan petai terdapat Tryptophan, yaitu zat sejenis protein yang diubah tubuh menjadi Serotonin. Nah zat inilah yang membuat seseorang yang mengalami depresi dapat merasa lebih tenang, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (premenstrual syndrome):

Nah bagi para wanita yang sering mengalami PMS (Premenstrual Syndrome) saat datang bulan tidak perlu khawatir dengan meminum pil atau apapun, cukup dengan makan petai maka masalah terselesaikan. Vitamin B6 yang terdapat pada petai mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.



Anemia:

Untuk penderita Anemia (Kurang sel darah merah), petai memiliki kandungan zat besi yang tinggi, maka dapat membantu menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan darah tinggi:

Bagi mereka yang memiliki Tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penderita Stroke, kandungan Kalium yang tinggi pada petai dan rendah garam dapat membantu mengobati tekanan darah.

Begitu tingginya zat yang terdapat di dalam petai, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan petai untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

Sembelit

Kandungan serat yang tinggi pada petai membuat seseorang yang mengalami gangguan pencernaan dapat kembali normal tanpa harus  memakan julap (laxative)


Untuk saraf:

Kandungan Vitamin V yang sangat besar pada petai dapat membantu menenangkan sistem saraf.

Kegemukan:

Berdasarkan penelitian dari Institute of Psychology Austria yang menyatakan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pesakit di hospital , peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang menjadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.

Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita perlu mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap. Maka mengkonsumsi petai adalah solusi yang terbaik.

Luka lambung (perut):

Penderita luka lambung dapat mengkonsumsi petai untuk membantu merawat sistem pencernaannya. Hal ini disebabkan textur petai yang lembut dan halus.
Petai merupakan satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah.

Selain itu, petai dapat meneutralkan asid perut dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Stress:

Stress merupakan penyakit yang banyak ditemui pada saat sekarang ini, aktifitas sehari-hari yang padat dengan tuntutan waktu kerja yang sempit membuat banyak masyarakat mengalami penyakit stress.
Kalium dalam petai adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Jadi pada saat seseorang mengalami stress kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini mampu diatasi dengan cara makan petai yang tinggi kalium.

Stroke:

Berdasarkan hasil riset yang ditulis di “The New England Journal of Medicine,” makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.

Nah sekarang diketahui bagaimana bermanfaatnya buah petai, buah yang sering mendapatkan ejekan karena bau yang ditimbulkan dari memakan petai ternyata hanya hal kecil dibandingkan dengan manfaat yang boleh  kita dapatkan dari mengkonsumsi petai.

Karbohidrat pada petai ternyata juga lebih besar dibandingkan dengan buah apel. Petai memiliki protein empat kali banyak, dan karbohidrat dua kali lebih banyak serta tiga kali ganda  fosfor, lima kali ganda Vitamin A dan zat besi, dan dua kali  ganda  jumlah vitamin dan mineral lainnya. Kalium yang tinggi pada petai menjadikan petai makanan terbaik.

Sudah saatnya petai menjadi menu favorit kita sekarang ini mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: “A Petai a day keeps the doctor away”
(makan petai  tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter).

No comments:

Post a Comment